Banyak Cara Belajar Menulis

Banyak Cara untuk Belajar Menulis

Siang ini saya ditelpon oleh ibu Ratna Wilis. Katanya buku terbarunya sudah siap terbit dan minta dibuatkan kata pengantar.

Tadinya, saya mau esok hari saja membuat kata pengantar buku banyak cara untuk belajar menulis. Namun, setelah membaca isinya, saya menjadi tertarik. Kalau dibesokkan, takutnya akan banyak pekerjaan lain yang menumpuk. Bisa terlewat memberikan kata pengantar.

Banyak cara untuk belajar menulis. Saya menggunakan aplikasi wa dan blog. Saya sebarkan virusnya di kalangan guru. Alhamdulillah semakin banyak guru yang mempunyai blog di internet.

Cara untuk menulis sudah disampaikan oleh narasumber. Saya memilih cara untuk menulis dengan menggunakan blog. Dari blog saya sebarkan virus menulis di kalangan guru yang ingin bangsanya maju.

Pentingnya ide menulis saya padukan dalam menjadi dasar penulisan sebuah buku. Itulah cara saya menerbitkan buku.

Buku adalah mahkota terindah seorang penulis. Apalagi bila kita mampu menembus penerbit mayor seperti penerbit Andi Yogyakarta.

Mental dan naluri seorang penulis harus terjaga agar mampu melangkah menulis buku di penerbit mayor.

Proof reading sebelum menerbitkan buku harus dilakukan agar buku yang dikeluarkan benar benar sudah teruji keterbatasannya dan membuat penulisnya menjadi editor dari bukunya sendiri.

Banyak cara untuk menulis. Anda bisa menulis buku fiksi atau non fiksi. Buatlah sesuai konsep yang anda sukai dan kuasai. Menulislah dengan gayamu agar engkau bertemu dengan pembacamu.

Strategi promosi buku perlu juga dikuasai agar buku yang diterbitkan bisa dinikmati banyak orang.

Menulis itu mudah. Jangan engkau persusah dengan berbagai teori yang membuatmu akhirnya tidak menerbitkan buku. Pokoknya menulis saja. Editlah kemudian kalau tidak ada kesibukan. Engkau bisa menulis autobiografi. Bisa juga menulis semudah ceplok telor dan telor dadar guling.

Belajar menulis di pelatihan menulis bersama PGRI pastilah menyenangkan. Kita belajar bersama para penulis pemula dan pelupa. Itulah mengapa kita mengikatnya dengan menulis di blog sebagai alat rekam yang ajaib.

Kita eh kiat jitu menjadi guru inovatif dan kreatif akan engkau temukan dalam buku banyak cara untuk belajar menulis. Ibu Ratna Wilis telah menuliskannya untuk anda.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.