DIAMNYA ORANG YANG TERSAKITI ITU MENAKUTKAN

MUNGKIN seseorang merasa menang ketika orang yang ia sakiti tidak dapat berkutik, tidak membalas, tidak terpancing amarahnya dan diam begitu saja. Meski begitu, ingat bahwa pembalasan terhadap orang yang merasa menang tersebut tidak hanya berakhir di dunia, tetapi sampai di akhirat.

🌺 ITULAH sebabnya, yuk kita berhati-hatilah. Sebab, mungkin dalam diamnya orang yang tersakiti tersebut adalah dia sedang mengadu kepada Allah.

🌺 MAKA, yuk kita takut atas diamnya orang-orang yang kita sakiti. Itu lantaran kita tidak pernah tahu apa saja yang telah ia adukan kepada Allah. Jika Allah yang berkehendak membalas kita, sungguh apa yang kita lakukan terhadapnya tidak akan sebanding. Sebab, pasti pembalasan Allah sangatlah adil dan sempurna.

🌺 OLEH karena itu, yuk kita menjaga hati kita untuk tidak pernah tergelincir menyakiti hati orang lain. Sebab, pada saat kita menyakiti hati orang lain, itu artinya kita telah menyiapkan musuh kelak di akhirat.

🌺 SEBAB, pasti semua tindakan menyakitkan yang kita lakukan kepada orang lain akan Allah mintai pertanggungjawaban dengan sangat adil dan sedetail-detailnya.
Maka, janganlah kita membiasakan diri berbuat zalim kepada sesama manusia.
Sebab, Allah tidak akan tinggal diam melihat hamba-Nya terzalimi.

🌺 ITULAH sebabnya, hendaklah kita berhati-hati.
Hendaknya kita melakukan introspeksi diri sesering mungkin.
Pun pula, hendaknya kita takut ada kesalahan yang kita perbuat pada orang lain yang tidak kita sadari,
sebelum Allah membalaskannya untuk kita.

🌺 KENAPA demikian itu? Sebab, Allah tidak akan pernah tinggal diam melihat hamba-Nya terluka dan menangis akibat terzalimi. Allah pasti akan membalas dengan sangat sempurna sesuai dengan perbuatan yang kita lakukan kepada orang yang terzalimi tersebut.

🌺 PERLU kita ketahui bahwa perhitungan Allah dengan manusia sangat jauh berbeda.
Sebab, Allah adalah Zat Yang Mahasempurna dan Mahabijak dalam memberi pembalasan.
Jadi, ketika kita hendak berkata, berbuat, dan melakukan apa pun dalam hidup seseorang, hendaknya kita berpikir bijak terlebih dahulu. Kita gunakanlah kacamata iman dengan mengingat bahwa semua perbuatan manusia akan mendapat balasan secara sempurna.

🌺 PUN pula, jangan merasa “hore….” dahulu apabila sejauh ini kita telah banyak menyakiti hati orang lain. Akan tetapi, tidak ada balasan dari Allah. Sebab, kita haruslah tahu bahwa pembalasan atas perbuatan kita itu tidak hanya berakhir di dunia, tetapi sampai kelak di akhirat.

🌺 DALAM kaitannya dengan masalah ini, Nabi Muhammad bersabda,”Takutlah kepada doa kaum yang teraniaya, lantaran tidak ada hijab/penghalang antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan).”
(HR. Bukhari).

🌸 SEMOGA Allah senantiasa ridha menganugerahkan kepada kita semua: ampunan atas dosa-dosa kita, keselamatan dan rahmat, kesehatan dan kebahagiaan, umur panjang penuh berkah, rezeki halal, serta kemudahan mengarungi kehidupan dunia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.