TULISAN GURU PENGGERAK INDONESIA

Kegiatan Pramuka: Inventarisasikan Problematika Pendidikan Kepramukaan di Gugusdepan

Susanto

Kemarin ada teman yang berbagi rasa tentang problematika pendidikan kepramukaan di gugusdepan masing-masing. Kemudian kita ngobrol melalui chat. Lalu keesokan harinya teman saya mengirimi saya tulisan tentang problematika pendidikan di gugusdepannya dan memberikan juga alternatif solusinya.
Saya pembina di SDN …. Kecamatan …. Gugusdepan nomor …. Pendidikan kepramukaan dilaksanakan di sekolah kami sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib. Kegiatan kepramukaan di sekolah kami dilaksanakan di luar jam pelajaran. Waktu pelaksanaan kegiatan adalah pada hari Jumat setiap minggunya. Meskipun rutin dilaksanakan, bukan berarti tidak ditemui kendala. Kendala-kendala, yang selanjutnya kami sebut sebagai problematika, pada pelaksanaan pendidikan kepramukaan di sekolah kami sebagai berikut.

1. Minat Guru
Minat guru menjadi Pembina pramuka masih rendah. Alasan umum mereka adalah kurang mampu. Akibatnya, perbandingan antara peserta dengan pembina tidak seimbang karena kekurangan pembina.
2. Jadwal Kegiatan
Jadwal kegiatan berbenturan dengan jadwal mereka mengaji selepas pulang sekolah, akibatnya peserta menjadi kurang. Orang tua/ wali murid selalu menyekolahkan agama selepas anak-anak pulang sekolah sehingga kebanyakan dari orang tua/wali murid tidak mengijinkan anaknya mengikuti latihan pramuka karena akan meninggalkan sekolah agamanya.
3. Administrasi Gudep
Administrasi yang kami miliki sebatas buku program dan daftar hadir. Program pun hanya berisi kegiatan-kegiatan pokok yang direncanakan pada waktu tertentu, semester ganjil dan semester genap. Buku-buku lainnya belum tersedia.
4. Tindak Lanjut Kegiatan
Tindak lanjut kegiatan belum terlaksana dengan baik. Yang dimaksud tindak lanjut misalnya, perkemahan di sekolah, lomba-lomba, atau kegiatan lain untuk mengimplementasikan keterampilan kepramukaan yang dimiliki setelah latihan.
5. Keseriusan Latihan
Terkait dengan probematika nomor empat, dampaknya adalah kurangnya serius dalam berlatih. Keseriusan terjadi jika akan mengikuti even perlombaan.
6. Sarana dan Prasarana
Gugusdepan kami belum memiliki ruangang khusus untuk menyimpan peralatan termasuk administrasi Gugusdepan. Dengan demikian peralatan tidak tertata dengan baik.
7. Monitoring dan Evaluasi
Kegiatan monitoring evaluasi tidak berjalan dengan baik. Supervisi kegiatan kepramukaan juga tidak ada.
Problematika atau permasalahan jika dibiarkan akan menghambat sistem pembinaan pendidikan kepramukaan di gugusdepan kami. Oleh karena itu, beberapa hal di bawah ini diharapkan menjadi alternatif pemecahan masalah di atas.
1. Minat Guru
Untuk mengatasi rendahnya minat guru menjadi Pembina pramuka, kami mengusulkan kepada kepala sekolah agar guru definitif menjadi pembina pendamping, guru diikutkan dalam Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), guru diberi insentif untuk membina pramuka.
2. Jadwal Kegiatan
Selain hari Jumat, sepulang sekolah anak-anak mengikuti sekolah agama. Oleh karena itu jadwal latihan dipindahkan di hari Jumat sore.
3. Administrasi Gudep
Buku Program Kegiatan yang sudah ada disempurnkan, Daftar Hadir dioptimalkan, dan mengajukan proposal kepada kepalas sekolah selaku kamabigus untuk menyediakan buku-buku refeensi dan buku administrasi.
4. Tindak Lanjut Kegiatan
Mengusulkan kepada Kamabigus agar pada akhir semester atau akhir tahun diadakan perkemahan di sekolah, menyelenggarakan perlombaan pada Hari Pramuka atau Hari Besar Nasional lainnya.
5. Keseriusan Latihan
Mengusulkan kepada Kamabigus agar pada akhir semester atau akhir tahun diadakan perkemahan di sekolah, menyelenggarakan perlombaan pada Hari Pramuka atau Hari Besar Nasional lainnya.
6. Sarana dan Prasarana
Jika tidak ada kelebihan ruang, adminitrasi dan peralatan kepramukaan lainnya kami minta kepada Kamabigus untuk disimpan di Ruang Perpustakaan.
7. Monitoring dan Evaluasi
Setidaknya kepala sekolah selaku kamabigus melakukan kunjungan latihan, melakukan supervisi dan pembinaan. Demikian juga pengurus Kwarran secara berkala melakukan kunjungan baik ketika latihan maupun pada waktu kegiatan belajar mengajar agar program gugusdepan selaras dengan program kwarran.
Bagaimana dengan probematika pendidikan kepramukaan di gugusdepan Anda? Ayo tuliskan di kolom komentar di bawah ini.
Sore yang cerah di D. Teglarejo, Tugumulyp, Musi Rawas, Sumatera Selatan
Tags

Related Articles

7 Comments

  1. Tenda dibuka diikat tali
    Talinya banyak berwarna putih
    Pramuka itu generasi peduli
    Rela menolong tanpa pamrih

    Satya ku darmakan
    Darma ku baktikan..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Admin
Chat Admin
Close