KEMATIAN SEBAGAI HADIAH

*KEMATIAN SEBAGAI HADIAH*

_NABI MUHAMMAD SAW bersabda, *”Kematian adalah hadiah yang sangat berharga bagi orang yang beriman.โ€* (HR Muslim). Oleh karena itu, sambutlah kematian dengan sukacita karena kematian mengakhiri penderitaan di dunia.

๐ŸŒน AKAN tetapi, apa yang telah kita perbuat di dunia akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Dunia ini ibarat sebuah penjara bagi orang yang beriman, dan surga bagi orang yang mendambakan dunia.

๐ŸŒท RASULULAH SAW bersabda, *_”Banyak-banyaklah mengingat mati sebab mengingat mati itu menghapuskan dosa dan mengkikis ambisi seseorang terhadap dunia serta cukuplah mati sebagai pemberi peringatan.โ€_* (HR Bukhori Muslim).

๐ŸŒผ SEPERTI yang mereka sangkakan bahwa ketika manusia sudah meninggal dunia, berarti urusan mereka sudah kelar. Tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan, segala hal yang menyakitkan tidak lagi dirasakan.

๐Ÿฅ€ HINGGA tidak sedikit manusia yang berpahaman demikian dengan memilih bunuh diri. Itu dilakukan untuk mengakhiri hidupnya, demi ketenangan seperti yang mereka sangkakan.

๐ŸŒบ PADAHAL, yang sebenarnya terjadi bukanlah demikian. Kematian adalah awal dari segala sesuatu. Awal dari kehidupan selamanya penuh kebahagiaan di dalam Surga. Dan awal dari kehidupan selamanya penuh kesengsaraan di dalam Neraka.

๐ŸŒธ SEBAGAIMANA hal tersebut Allah nyatakan di dalam Alquran. Bahwa setiap manusia akan diberi ganjaran di akhirat sesuai dengan amalan yang dilakukannya selama di dunia.

โœ๏ธ *_โ€œBarangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidaklah dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa yang mengerjakan amal yang salih baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk Surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab.โ€_* (QS. Ghofir: 40).

๐Ÿ’ KENYATAAN inilah yang ada di hadapan kita saat ini. Manusia sedang berada dalam suatu kurungan dan mereka tidak akan terlepas dari kurungan itu hingga saatnya nanti.

๐ŸŒปNAMUN, ketika mereka begitu terlepas dari kurungan sementara (dunia), mereka kembali berada dalam suatu kurungan yang lebih luas dari kurungan sebelumnya (akherat). Bahkan, di akhirat mereka lebih kekal dan abadi selamanya.

๐ŸŒบ KARENA sudah tidak akan ada lagi kematian. Siapa pun yang sudah memasuki negeri akhirat akan tetap hidup selamanya.

๐ŸŒธ *_Ya Allah, Tuhan kami. Kami mohon kepada-Mu surga dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka._*

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.