MASIHKAH KITA MERASA AMAN DARI INTAIAN KEMATIAN?

KITA tidak akan pernah tahu di bumi mana kita akan meninggalkan dunia. Pun pula, kapan kita akan mengembuskan nafas terakhir. Serta, dengan cara apa kita akan mengakhiri kehidupan dunia ini. Itulah sebabnya, masihkah kita merasa aman dari intaian kematian? Masihkah kita bisa hengkang ketika tamu agung tersebut datang?

🌺 SIAPA yang bisa menjamin bahwa kita bisa menghirup segarnya udara pagi esok hari? Pun pula, siapa yang bisa menjamin bahwa kita bisa tertawa bersama teman esok hari? Atau, siapa tahu sebentar lagi giliran kematian diri kita sendiri.

🌺 KEMATIAN menjemput mereka yang sudah sampai batas waktunya. Namun, sedikit sekali dari kita yang mengambil pelajaran bahwa kita pun akan mengalaminya. Kita tidak pernah terbersit berpikir apa pun untuk mempersiapkan semuanya.

🌺 PERIHAL kematian, Allah berfirman (yang artinya), “Katakanlah. Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Jumu’ah 62 Ayat 8).

🌺 PADA ayat di atas, orang Yahudi sangat takut menghadapi kematian. Mereka pun berusaha menghindarinya. Itulah sebabnya, Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW agar menyampaikan kepada mereka bahwa kematian pasti datang menemui mereka.

🌺 KEMUDIAN, mereka dikembalikan kepada Allah. Maka, Allah memberitahukan kepada mereka segala apa yang telah mereka kerjakan, lalu dibalas dengan amal perbuatannya. Jahat dibalas dengan jahat, yaitu neraka. Baik dibalas dengan baik, yaitu surga.

🌺 UNTUK mempersiapkan hal tersebut, Nabi Muhammad SAW bersabda (yang artinya), “Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan dunia.”

🌺 KEMUDIAN, para sahabat beliau bertanya. “Wahai Rasulullah, apakah itu pemutus kelezatan dunia?”

🌺 RASULULLAH SAW pun menjawab ( yang artinya) “Kematian.” (HR. Al Baihaqi ).

🌸 SEMOGA Allah senantiasa rida menganugerahkan kepada kita semua: ampunan atas dosa-dosa kita, keselamatan dan rahmat, kesehatan dan kebahagiaan, umur panjang penuh berkah, rezeki halal, serta kemudahan mengarungi kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *