Mengajar Gaya Motivator Bersama Aris Ahmad Jaya

Dear Readers yang hebat

Salam sehat semuanya ya!

Ngobras bareng OmJay kali ini adalah MENGAJAR GAYA MOTIVATOR bersama Narsum Keren pak Aris Ahmad Jaya. Beliau adalah seorang Motivator Character Building Nasional.

WEBSITE BELIAU BISA DILIHAT di http://arisahmadjaya.com/

Pada pembukaan malam hari ini pak Aris menyoal tentang 2 kategori GURU yaitu

GURU KEBETULAN dan GURU BETULAN,

Semula saya agak sedikit bingung untuk kata dasar betul yang dibei imbuhan karena memiliki arti yang berbeda.

Menurut beliau GURU BETULAN ADALAH SEORANG GURU YANG SUDAH MERENCANAKAN DIRINYA UNTUK MENJADI PENDIDIK, PENGAJAR (BELAJAR INSPIRASI DARI GURU), DAN INI ADALAH SEBAGAI ANUGERAH sedangkan GURU KEBETULAN ADALAH ORANG YANG KEBETULAN MENJADI GURU, namun demikian SEORANG GURU KEBETULAN BISA MENJADI GURU BETULAN ADALAH ORANG YANG MAMPU MENTRASFERKAN DIRINYA BISA MENJADI GURU BETULAN YAITU DENGAN BELAJAR UNTUK MAMPU MASUK DALAM KOMUNITAS PEMBELAJARAN BAIK SECARA POLA PIKIR, POLA SIKAP, POLA BICARA

Pengupasan selanjutnya tentang kategori GURU menurut hasil penelitian beliau adalah

GURU NYASAR, BAYAR, SADAR.

Saya jadi penasaran dengan 3 kategori tersebut. Apa sish maksudnya. Yuk kita lihat

paparan beliau.

  1. GURU NYASAR ADALAH SOSOK GURU YANG TIDAK MEMILIKI TUJUAN ARAH (MENGGUGURKAN)

Ciri cirinya:

  1. KUDIS, KURANG DISIPLIN
  2. KURAP, KURANG RAPIH
  3. KUSEM, KURANG SEMANGAT
  4. KONTRIBUSI MINIMALIS

Nah yang demikian ini TIDAK DITERIMA OLEH SISWA DAN TEMAN GURU

  1. GURU BAYAR, ORIENTASINYA FINANSIAL

Ciri cirinya:

APAPUN DIKAITKAN DENGAN FINANSIAL

  1. GURU SADAR

YANG MENYADARI SEPENUHNYA. MEMILIKI KESDADARAN PENUH TENTGAN DIRINYA DAN MAMPU

BERKONTRIBUSI DIATAS RATA2

Perbincangan semakin menarik ketika pak Aris menampilkan berbagai contoh baik berupamgambar maupun audio visual sebagai motivasi bagi guru guru hebat. Dan yang sangat menarik adalah ketika membahas tentang Kemammpuan Guru untuk memiliki Kapasitas. Yaitu

KAPASITAS MENGUPGRADE DIRI HARUS MEMILIKI KAPASITAS KOMUNIKASI YANG BAIK

HIPNOSIS PADA SISWA. TANGKAP KELEBIHANNYA LALU MASUK NASIHAT. MENGAPRESIASI

GURU ADALAH KURIKULUM SESUNGGUHNYA, HARUS BELAJAR MENYAMPAIKAN BAGAIMANA CARANYA UNTUK BISA DICINTAI SISWANYA

Pengertian GURU menurut pak Aris adalah β€œ

GURU ADALAH JENDELA/PINTU BAGI SISWA” Dan yang

demikian itu memiliki 4 TINGKATAN GURU DALAM KOMUNIKASI

  1. KEMAMPUAN

GURU YG SEKEDAR MAMPU MENGAJAR CIRI2NYA HANYA MEMINDAHKAN MATERI KEOTAK SISWA JIKA TAK TERSAMPAIKAN KEPADA SISWA IA AKAN MENGELUH

  1. MENDIDIK, GURU CERDAS ADALAH KEMAMPUAN MENDIDIK YANG BISA DITERIMA OLEH SISWANYA PUNYA PELUANG MENASIHATI, MENGINSPIRASI, MENGERTI TENTANG HIDUP

  1. MENGINSPIRASI

GURU YANG MENGINSPIRASI ADALAH GURU YANG MAMPU MEMBERIKAN RASA, TIDAK ADA OTAK PINTAR MAUPUN BODOH MELAINKAN OTAK TERLATIH KARENA OTAK TERLATIH MENGALAHKAN OTAK PINTAR YANG TIDAK TERLATIH.

MENCERITAKAN TENTANG MURIDNYA KEBAHAGIAAN SISWANYA

  1. MENGGERAKAN

SEORANG GURU YANG ADALAH GURU YANG MAMPU MENGGERAKAN UNTUK BANGKIT (MENANGKAP MOMENTUM)

Selanjutnya pak Aris juga memberi 5 RAHASIA MOTIVATOR, yaitu:

  1. MAMPU MENJADIKAN DIRINYA DIIZINKAN UNTUK DITERIMA OLEH AUDIENS BERBICARA/KOMUNIKASI BUKAN SEKEDAR MENYUSUN KATA KATA. TETAPI ADALAH SENI BAGAIMANA BISA BICARA DITERIMA OLEH AUDIENS
  2. MENGERTI

MAMPU MENGERTI AUDIENS UNTUK BISA DIMENERTI YAITU SENI PERTAMA UNTUK MENGERTI KEMAMPUAN KEMAMPUAN BELAJAR DIIZINKAN MEMBUKA GEMBOK/BAWAH SADAR

  1. FREKWENSI BERKONTRIBUSI
  2. TIDAK MEMINTA

Selain yang 5 tersebut ada 6S sebagi penunjang yaitu:

  1. SENYUM, RASA KEBAHAGIAAN BUKAN SENYUM SOP SENYUM KARENA BERSYUKUR (RASA) Senyum 1 2 2 5, (1 RASA, 2 KE KIRI 2 KE KANAN DAN 5 DETIK)
  2. SALAM POMPA MACET. PANCING DENGAN DOA
  3. APA KABAR SEMAKIN CERDAS, SEMAKIN SEHAT
  4. SANTUN, TERUS TERANG BAHAGIA MENJADI GURU KALIAN SENANG NGAJAR KALIAN…
  5. SANJUNG
  6. SIMULASI

Nah dari paparan tersebut, saya kategori yang mana ya. Tapi ada film yang menarik perhatian saya, saat pak Aris memutar tentang Guru yang mengerti tentang keadaan siswanya. Karena ini membuat saya teringat pada beberapa siswa yang mereka hampir berhenti dari sekolah karena

faktor ekonomi akibat Kemiskinan dan kehilangan orang tua.

Sedikit saya ceritakan disini.

Tepatnya tahun berapa saya lupa, ketika launching New brand SMK TELKOM SANDHI PUTRA MENJADI SMK TELKOM JAKARTA. Salah seorang pimpinan Sekolah SMP As Sukriya JakBar yang kebetulan duduk disebelah saya bertanya kepada saya apakah saya mengenal Ibu Yenny, saya tidak langsung menjawab bahwa sayalah ibu Yenny (Nama kecil saya). Rekan saya Ibu Risma guru BINDO hampir saja memberi tahu. Saya senggol beliau untuk tidak memberi tahu. Karena saya takut ada berita jelek tentang saya. Saya lalu bertanya, ada apa dengan bu Yenny. Beliau mengatakan untuk menyampaikan pesan orang tua siswanya untuk mengucapkan TERIMA KASIH PADA BU YENNY karena telah memotivasi

putranya dan kini putranya sukses. Akhirnya bu Risma mengatakan pada beliau ini bu Yenny pak.

Lalu beliau serta merta mencium tangan saya menangis haru dan mengucapkan terima kasih karena telah menjadikan siswa tersebut menjadi sukses. Saya tidak menulis nama siswa tersebut karena

tidak ingin dipublikasi. Siswa tersebut menjadi pengusaha. Yang tadinya tinggal dibedeng rel kereta api Pesing kni tinggal dirumah Megah di Alam Sutra denga kenadraan roda 4 2 pintu. 3 bulan sekali orang tuanya datang mengunjungi saya di pos depan agak jauh dari sekolah untuk sekedar terima kasih dan selalu mencium tangan saya. bila saya menolak katanya saya berarti menganggap mereka penghuni bedeng Pesing. Belum lagi siswa yang hampir keluar karena tak mampu membayar SPP akibat orang tuanya meninggal, sakit (stroke) dan di PHK, Saya motivasi mereka

untuk do something beat the world no surrender fight for life. Alhamdulillah mereka sukses dan mereka mengingat saya. Film yang diputar pak Aris membuat saya menitikan air mata karena saya teringat siswa siswa saya yang Alhamdulillah mereka sukses,

Ini resume saya dan disambung kisah saya.

Selamat malam selamat istirahat

Mungkin Anda Menyukai

2 tanggapan untuk “Mengajar Gaya Motivator Bersama Aris Ahmad Jaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.