Menjadi Guru inovatif Bersama Sigit Suryono

GURU PENGGERAK INDONESIA - 3 Maret 2021
Menjadi Guru inovatif Bersama Sigit Suryono
  
|
Editor

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Selamat malam semuanya, tak terasa kita sudah memasuki sesi motivasi dalam kegiatan belajar menulis ini. Siapa yang fokus pasti lulus, dan akan mendapatkan sertifikat 40 jam yang ditandatangani oleh ketua umum pengurus besar PGRI, ibu Prof. Unifah Rosyidi dan saya sendiri.

Malam ini kuliah online akan dipimpin oleh bapak Bambang Purwanto dari Bandung. Beliau biasa disapa Mr. Bams, sedangkan yang akan menjadi narasumbernya adalah bapak Sigit Suryono yang sangat luar biasa prestasinya. Malam ini beliau akan berbagi ilmu dan pengalamannya kepada kita semuanya.

Pada kesempatan ini juga saya berharap bapak dan ibu guru ikut aktif menulis dan meramaikan website yang sudah kami kembangkan di https://www.gurupenggerakindonesia.com/. Semoga kita bisa meramaikan website tersebut yang merupakan website kita bersama dan didanai oleh para donatur yang baik hatinya. Aamiin.

Selamat malam bapak ibu guru yang luar biasa dan peserta pelatihan penulisan di PGRI yang hebat semua. Tak kenal maka tak sayang, Pada malam ini, saya pada malam hari ini diminta oleh omjay untuk menyampaikan materi tentang guru yang inovatif.  Saya akan berkenalan dengan bapak ibu melalui youtube.com dari dirjen guru dan tenaga kependidikan (GTK) kemdikbud. Begitulah bapak Sigit Suryono menyapa para peserta.

Berikut ini adalah profil singkat, atau CV untuk kurikulum vitae  bapak Sigit yang ada di website pribadi beliau di bawah ini. Wow bagus sekali blog beliau.

https://ciget.info/2012/01/12/contact-us/

Bapak ibu yang terhormat, dalam kesempatan ini saya bahagia bisa bertemu dengan bapak ibu semua baik dari panitia kegiatan ada omjay, ada Mr. Bams selalu moderator pada kesempatan hari ini. Begitulah pak sigit melanjutkan perkenalannya kepada kami.

Saya akan mulai menyampaikan sharing tentang bagaimana kita bisa menjadi seorang yang inovatif yang saya yakin bapak-ibu semua peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah bapak ibu guru hebat yang sangat inovatif terbukti inovasi dari omjay dan teman-teman bisa melakukan banyak kegiatan pelatihan melalui beragam media baik zoom, wa, dll. Pak Sigit memuji kami yang sudah melakukan inovasi di pgri.

Untuk yang pertama ini saya akan sudah menyampaikan gambar doraemon. Yang merupakan salah satu film yang sampai saat ini saya sukai. Dari film tersebut saat saya kecil ada dibenak hati setiap permasalahan akan memunculkan alat-alat yang bisa digunakan untuk memecahkan suatu masalah.

Setiap permasalah yang muncul akan bisa menjadi triger, pemicu bagi kita semua untuk bisa memecahkannya. Salah satunya adalah dengan melakukan inovasi. dengan inovasi kita bisa membuat solusi dari masalah yang ada.

Setiap orang bisa melakukan inovasi sesuai dengan masalah yang dihadapi di dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk melalukan sebuah inovasi, maka ilmu dasar yang bisa kita gunakan adalah ilmu yang kita peroleh dari saat kecil sampai dewasa. Setiap permasalah yang muncul/timbul memungkinkan kita untuk belajar menghadapinya.

Persoalan/permasalahan yang ada bisa dengan cepat bisa diatasi jika kita memiliki ilmunya. Sebaliknya jika ilmu kita tidak memungkinkan, maka permasalahan/ persoalan yang ada akan lebih susah untuk kita pecahkan.

Oleh sebab itu ilmu itu sangat penting bagi kita semua untuk bisa melalukan inovasi.  Untuk menjadi seorang yang inovator kuncinya adalah “Belajar, belajar, dan belajar”.

  1. Belajar bisa kita dapatkan dari semua yang ada di dunia ini, dari ayah bunda yang menanamkan pendidikan sejak kita kecil, pengalaman berharga pasti akan kita dapatkan dari mereka.
  2. Belajar dari teman, masyarakat, dan lingkungan sekitar akan mengajarkan pada kita untuk bisa berbagai dan berkolaborasi dengan saling menghargai semua karya cipta dari mereka akan memunculkan ilmu dan problem solving pada diri kita.
  3. Saat sudah mulai sekolah kita akan mendapatkan banyak ilmu dari guru kita, dosen kita, dan tentu sahabat sahabat kita. Mereka tempat kita menggali ilmu, tempat kita berdebat dan berdiskusi dengan berbagai permasalahan, tempat mencurahkan isi hati, dan ilmu kita dalam menghadapi persoalan di ruang kelas, maupun di ruang sosial kemasyarakatan.
  4. Dunia kerja dan lingkungan kerja kita akan memunculkan inovasi-inovasi baru bagi diri kita karena permasalahan yang ada. Saat kita berkerja dituntut untuk menyelesaikan berbagai masalah pekerjaan kita, sebagai guru inovasi yang bisa kita munculkan ada di sekitar kita. Ada siswa, ada rekan guru, ada kepala sekolah, ada pengawas, ada dinas pendidikan, ada peraturan pemerintah, ada lomba, ada peningkatan kompetensi kepribadian, ada peningkatan kompetensi sosial, ada kompetensi pedagogik, ada kompetensi profesional yang itu semua adalah ladang inovasi bagi kita.

Masalah-masalah di dunia kerja yang kita hadapi itu adalah tempat kita berinovasi untuk bisa mengatasi masalah, atau untuk meringankan beban kerja, atau bisa untuk memunculkan ide baru agar pekerjaan kita menjadi lebih ringan, lebih bermanfaat, dan juga bisa dirasakan hasilnya oleh semua orang. Jika perasaan itu ada pada diri kita… maka bapak ibu adalah “guru inovator”.

Kunci berikutnya untuk menjadi seorang yang inovatif setelah belajar adalah berkolaborasi. “Kolaborasi” penting sekali untuk mempercepat suatu proses inovasi. Dengan kolaborasi dengan rekan sejawat, guru-guru inovator yang lainnya apalagi dalam kumpulan teman-teman penulis sebuah karya akan bisa diselesaikan dengan lebih cepat daripada diselesaikan sendiri. Dengan kolaborasi kita bisa saling mengingatkan, saling membantu dikala ada masalah, saling berbagi ide pemecahan masalah, saling menguatkan di kala susah, dan tentu saling menginspirasi untuk berinovasi.

Baca Liannya  Istriku adalah Perawat Terbaikku

Kata kunci berikutnya adalah berbagi. Setelah bapak ibu “belajar”, “berkolaborasi” penting sekali untuk bisa saling berbagi. Dengan bisa berbagi ilmu pengetahuan, hasil inovasi yang sudah kita lakukan akan bisa lebih bermanfaat bagi orang lain. Dengan kata lain dengan berbagi dengan orang lain, akan bisa memunculkan produk-produk baru bagi kita semua karena kita akan mendapat masukan dari orang lain yang bisa memperbaiki kualitas dari hasil inovasi yang kita lakukan. Bisa juga ada kritikan yang tentu ini akan memunculkan sebuah masalah yang bisa kita pikirkan untuk menjadi inovasi berikutnya.

Kata kunci berikutnya adalah menginspirasi. Setelah belajar, berkolaborasi, dan berbagai maka Menginspirasi adalah satu kata multi makna. Jika tataran kita sudah bisa menjadi “menginspirasi” itu artinya adalah kita mendapatkan surga di dunia. Saya yakin bapak ibu, omjay, dan teman-teman yang hadir dalam kegiatan ini adalah orang-orang inovator yang terus menginspirasi banyak orang.

bapak ibu sudah belajar menulis, sudah berkolaborasi dalam pembelajaran dalam group wa ini, dan telah berbagai tulisan bapak ibu di media blog. itu semua yang dilakukan oleh inovator-inovator di jaman ini. tulisan bapak ibu akan menjadi jejak digital yang bisa dibaca, dipelajari dan diamalkan oleh siswa kita, oleh teman-teman kita, oleh keluarga kita, dan semua orang yang mengakses blog bapak ibu semuanya.

Tebarkan manfaat dari kegiatan ini untuk lingkungan kerja kita dan juga siswa kita. Bapak ibu telah banyak belajar dari orang-orang hebat pengisi kegiatan ini, teman-teman penulis, teman-teman penerbit, dan juga dari guru-guru maupun praktisi. Giliran bapak ibu semua menjadi penerang, pembawa ilmu bagi diri sendiri, keluarga, siswa, teman sejawat dilingkungan masing-masing.

Bertebaranlah bapak ibu menjadi inovator-inovator yang bisa menginspirasi di tempat bapak ibu berada. Karena sesungguhnya semua orang adalah inovator, untuk bisa diakui oleh orang lain bagilah inovasi bapak ibu pada orang lain. dari yang sederhana, sampai yang komplek, dari hanya bermanfaat bagi diri sendiri biarkan inovasi itu bisa dimanfaatkan oleh orang lain.

Untuk mengakhiri materi saya saya ingin menyampaikan suatu yang sangat penting bagi kita semua. “Barang siapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barang siapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia celaka.” Dan “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”.

Kalimat pertama : Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemari maka dia orang yang beruntung dan ini adalah “Inovasi”. Kata kuncinya adalah orang yang lebih baik dari waktu sebelumnya. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, (inilah yang disebut dengan “inspirasi”).

Sosok yang inovasi dan inspirasi maka dia senantiasa berpikir dapat bermanfaat bagi orang lain. Dimana inspirasi dan inovasi itu ada irisan artinya bahwa inovasi yang dilakukan itu bermanfaat dan bisa berguna bagi orang lain. yang kedua Guru Inpirasi yang dilakukan harus inovatif agar ada keterbaruan atau sesuatu yang baru. Dari inovasi dan inspirasi ini muncullah obsesi (mimpi besar) kumpulan mimpi besar yang belum tentu ada hari ini bisa diwujudkan mungkin saat yang akan datang. (Suhendra, M.Ed, Ph.D (UPI)).

Terima kasih teman-teman. Semoga kita akan menjadi orang-orang yang bisa berinovasi dan menginspirasi dengan tulisan-tulisan kita. Amien. YRA. Silahkan om Bams jika ada pertanyaan dari bapak ibu guru hebat peserta kegiatan kita malam hari ini.

Tanya;

Nama : khusnul khotimah
Alamat : perum kota baru driyorejo gresik

Pertanyaan
Bapak belajar IT nya dimana? kok gelarnya M.Pd tapi jago IT, Prestasinya begitu banyak, prestasi yang mana yang paling berkesan?

Jawab:

Terima kasih atas pertanyaan dari bu Khusnul Khotimah. Saya belajar IT sejak tahun 1997 saat masih SMA belajar menulis 10 jari, kemudian 1998 jadi belajar pemrograman turbo pascal saat di Pend Fisika UNY, kemudian mulai 2002 punya rental komputer, dan tahun 2003 kuliah S2 TP UNY. yang banyak berkecimpung dalam teknologi pembelajaran. Dari kegiatan-kegiatan di bangku sekolah, sampai kuliah ini menginspirasi saya untuk terus belajar sampai sekarang di bidang komputer, blogger, pemrograman, dan juga aplikasi. Tentu belajar dari banyak orang, dari siswa, dari youtube, dari karya-karya orang lain dengan cara ATM, dan juga mengaplikasikan dalam pekerjaan sehari-hari.

tanya:

Asslamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Saya Dadang, dari Lebak Banten. Sebagai guru, saya punya keinginana untuk bisa menginspirasi peserta didik. Tetapi karena saya guru biasa yang miskin prestasi, hingga tak ada yang bisa saya berikan kepada siswa saya.

Yang bisa saya lakukan untuk siswa saya, hanyalah tampil prima di depan mereka. Atau saya datang ke sekolah dan masuk ke kelas tepat waktu. Tetapi yang saya lakukan diatas dianggap biasa, dan tak dianggap istimewa. Sementara inspirasi itu dari hal lebih yang istimewa.

Baca Liannya  Menjadi Guru Blogger Indonesia

Pertanyaan..
Bagaimana saya bisa menginspirasi siswa, dengan kemampuan yang terbatas ini.

jawab:

Terima kasih pak Dadang apa yang dilakukan oleh bapak adalah hal yang luar biasa, jangan menganggap apa yang kita lakukan dalam pekerjaan sehari-hari hal yang tidak bermakna. Saya masih ingat dengan apa yang saya lakukan saat awal saya kerja. Saya adalah salah satu orang yang hampir DO saat di bangku kuliah orang gagal tanpa prestasi. masuk kuliah S1 1995 selesai 2002 7 tahun sudah diancam oleh Kajur jika tidak selesai maka akan di DO, Wisuda tidak berani dan pernah dikeluarkan dari ruang kuliah karena tertidur. saat kuliah S2 sampai 2005 pun banyak teman yang menganggap saya gagal karena saya dikira oleh mereka masih S1. karena saya tidak bercerita dengan mereka. dan saya merupakan salah satu mahasiswa yang tidur dikampus dari tahun 1997 s.d 2005 sebagai mahasiswa pencinta alam. Teman-teman di kampus baru tau kalau saya ternyata bisa lulus S2 saat wisuda tahun 2006. Bahkan di kampus sering diejek mahasiswa S1 11 tahun terlalu disenangi dosen. Yang saya lakukan adalah terus belajar, dan membaca bapak. kemudian saat didunia kerja saya melaukan hal-hal yang sederhana dan terus belajar dari para ahli lewat karya mereka.

Jadi saat kita merasa kecil dan dianggap tidak bermakna sesungguhnya apa yang bapak lakukan hal yang besar membentuk citra disiplin, dan sangat perhatian pada siswa. Nanti sentuhan yang bisa bapak berikan kepada lingkungan bapak adalah tunjukkan hasil belajar menulis dengan omjay dan teman-teman, tunjukkan blog bapak agar dibaca siswa. beri nilai mereka jika membaca blog bapak… minta mereka untuk menanggapi dan memberi respon, suatu saat karya bapak akan menjadi besar dan bisa mengispirasi orang. Dengan melakukan hal yang baru yang keluar dari zona nyaman seperti menulis, membuat karya, dan membagikan pada orang lain… itu adalah jalan untuk menginspirasi orang lain…. terimakasih.

tanya;

Saya Beni Saputra dari Lombok.
Izin bertanya.
Bagaimana cara menyikapi kritikan teman yang sangat pedas( Mengejek).karena itu yang sering mematahkan semangat sy untuk berenovasi.

jawab;

Terima kasih pada pak Beni Saputra dari Lombok. Kritikan adalah bumbunya orang berkarya, kritikan adalah bumbunya orang untuk mencipta, dan kritikan adalah salah satu pendorong kita untuk membuktikan. buktikanlah dengan karya. Semakin kritikan pedas akan membuat kita kuat, dan terus belajar untuk bisa menghadapi kritikan setiap orang. “Hadapi kritikan dengan sabar, tetap belajar, berkolaborasi dan teruslah berbagi.

Tanya;

Selamat malam. Luar biasa pa, patut diapresiasi. Terima kasih krn telah berbagi materi yang sangat inspiratif.
perkenalkan saya karolina koli dr Kupang – NTT.

Mohon penjelasan Bapak tentang:

  1. Terkadang tugas tambahan di skolah bgtu bnyak, apalgi sbg seorg ibu yg hrs mngurus rumah tangga, trkadang niat n keinginan menulis itu akhirx tdk konsisten lg krn sdh kelelahan. Mngkn ada trik-trik dr Bpk untuk bs atasi keadaan ini.
  2. Saya adalah angota baru, px blog pribadi, apakah kt jg bs mengirimkan tulisan2 lain seperti puisi, tulisan2 inspirasi, video pembelajaran, cerpen, drama, dsb selain resume dan ke mana kami hrs mengirimnya.
    Terima kasih atas penjelasan Bpk.

jawab:

Terimakasih pertanyaan bu Karolina Koli dari Kupang. 1. Konsistensi adalah salah satu kata kunci untuk berkarya, baik sebagai penulis, guru, dll. Untuk memunculkan konsistensi memerlukan energi dan habits / pembiasan diri. Saat ibu kelelahan dari kehidupan sehari-hari yang melelahkan, dan tanggung jawab yang besar tips saya adalah carilah waktu yang paling senggang untuk bisa berkarya. Saya belajar dari ayah saya ayah saya saat ini usianya sudah 82 tahun. Namun beliau tetap rajin menulis setiap hari. belia bangun tidur jam 1 atau jam 2 malam kemudian menyempatkan sebentar untuk menulis bisa 30 menit sampai 1 jam dan itu saya lihat dari saat saya kecil sampai sekarang. Dan apa yang beliau lakukan saya lakukan sekarang. saya sering bekerja saat keluarga semua tidur, sehingga waktu efektif dengan mereka tidak terganggu dan saya tetap bisa berkarya. waktu yang sering saya gunakan di atas jam 11 malam sampai 5 pagi tergantung waktu bangun saya. tidak perlu lama namun konsisten. 2. untuk menulis ibu bisa menulis di buku, di blog ibu, dan mungkin nanti untuk resume panitia bisa menjelaskan tempatnya.

Tanya:

Assalamu alaikum Mr. Bams dan Pak Sigit.. Saya Lisna Nasaru dari Gorontalo Senang sekali bisa melihat ada Duta Rumah Belajar bisa hadir sharing ilmu di Kelas Menulis ini. Perkenalkan saya juga SRB 2020 Pak Sigit.

1. Melihat latar belakang Bapak yang bukan basic IT, namun sangat mahir dalam bidang IT. Pertanyaan saya, bagaimana kiat Bapak untuk belajar IT dan menumbuhkan minat terhadap IT .
2. Kiat-kiat apa yang bapak lakukan untuk menciptakan berbagai inovasi dalam menyelesaikan berbagai masalah.

Baca Liannya  Buah Pepaya

Demikian pertanyaan saya Pak Sigit. Terima Kasih atas jawabannya.

jawab:

Terima kasih bu LIsna Nasaru Dari Gorontalo. 1. Untuk minat IT saya dapatkan saat masih kuliah, seperti pertanyaan diatas. Kemudian yang paling utama adalah sering digunakan dan konsisten untuk diajarkan pada siswa kita, melalui berbagai flatform. 2. Kiat-kiat untuk menciptakan berbagai inovasi adalah 1. Teruslah Belajar ilmu dasarnya (aplikasi) dari banyak orang, praktekkan terus dan buatlah karya yang sederhana kemudian karya tersebut bisa dimanfaatkan oleh siswa, guru, maupun sekolah di tempat kerja kita. 2. Mintalah orang lain untuk mencoba, mengkritisi, sehingga kekurangan karya akan kelihatan. 3. Perbaiki karya dan sebarkan lagi begitu berulang sampai suatu saat kita bisa mendapatkan suatu hasil yang baik.

Intinya saat berkarya 1. lakukan anasilis kebutuhan, 2. buat rancangan programnya, 3. cari aset, 4. mulai buat protopipe, 5. minta saran dan kritik, 6. perbaiki, 7. ujicoba, 8. perbaiki jika masih ada kesalahan, 9. berbagi karya. (langkah diatas bisa diadobsi untuk berbagai karya, untuk menulis buku, membuat web/ blog, dll).

Tanya;

Assalamu alaikum pak Sigit.

saya Erlinah_Palu

Rasanya ingin seperti bapak yang luar biasa, berinovasi, menginspirasi dan bisa berbagi dengan yang lain. Untuk menemukan sesuatu yang baru itu membutuhkan skill yang tidak semua orang bisa, sedikit yang bisa seperti bapak dan bahkan belum ada saya jumpai di sekolah kami. Dorongan semangat dari dalam untuk belajar yang perlu ditumbuhkan tapi bagaimana caranya kalau disekeliling kami pasif sehingga kolaborasi untuk hal-hal yang baru juga tidak tercipta. Bagaimana solusi yang baik untuk hal ini pak?

Terima kasih.

Jawab:

Terima kasih bu Erlina (Palu),, Apa yang ibu akan dialami oleh orang lain juga. Jika kendala seperti yang ibu alami seperti itu… itu merupakan salah satu tempat ladang kreasi ibu yang melimpah ruah. Dengan kondisi seperti itu akan memunculkan inovator-inovator handal ibu. Bagiamana untuk proses kolaborasi… saat ini kita bisa berkolaborasi dengan siapapun, kapanpun dan dimanapun selama 24 jam non stop dengan adanya dunia digital saat ini. Saat teman-teman ibu saat ini sedang istirahat, bercengkrama dengan keluarga, ibu sudah meluangkan waktu untuk belajar, dan berkolaborasi dengan teman-teman se Indonesia melalui program dari Omjay dan teman-teman ini. sehingga nantinya ibu bisa bercerita dan belajar dari teman didaerah lain. kemudian buatlah karya jejak digital melalui blog ibu dan tuliskan semua hasil pelatihan menulis ini di blog ibu dan juga tuliskan apa saja yang bagi ibu bisa untuk mencurahkan seluruh pikiran dan perasaan ibu dalam karya. Suatu saat karya ibu pasti akan bisa merubah lingkungan ibu, … teruslah berkarya, munculkan motivasi diri yang kuat … suatu saat ibu akan menjadi seorang inovator dilingkungan kerja ibu…. terimakasih.

tanya:

Assalamu’alaikum. Saya Safrina, S.Pd dari SMP negeri 1 Banda Aceh.
Saya sangat terharu membaca banyaknya prestasi yang bapak Sigit raih dan bapak sangat menginspirasi kami sebagai guru yang masih minim prestasi. Ada yang menarik bagi saya tentang prestasi bapak sebagai duta Sains.
Pertanyaan saya:
Apa yang memotivasi bapak dan bagaimana cara sehingga bpk terpilih sebagai duta Sains. Terima kasih 🙏

jawab;

Terima kasih bu Safrina. dari Banda Aceh. Untuk banyak prestasi yang saya peroleh selama ini semua-nya berproses dari kegagalan di setiap saya mengikuti even lomba. Disetiap event saya selalu mencacata bagaimana biar bisa sukses dalam setiap event yang saya ikuti. Saya gagal / tidak berhasil dalam lomba yang saya ikut dari tahun 2006 s/d tahun 2015. Semua itu saya catat betul dalam pikiran dan catatan kecil harian saya. akhirnya saya punya tips untuk sukses bagi saya 1. belajar terus sepanjang hanyat, 2. Fokus setiap kita menghadapi suatu event tidak perlu bercabang, cukup satu event target dalam 1 tahun. 3. Persiapkan semua dengan seksama, 4. Pelajari aturan main (gaya selingkung) setiap event. ( Jadilah yang terbaik dalam event tersebut dengan benar-benar fokus tidak perlu memikirkan event yang lain ). Di dalam duta sains ada 3 kategori 1. terbaik saat event Simposium , 2. Terbaik saat mengikuti pelatihan di P4TKIPA. (saya berhasil jadi Duta sains, karena menjadi salah satu terbaik dalam pelatihan aplikasi dan desiminasi di tingkat MGMP dalam ajang simposium P4TKIAP). Kuncinya Fokus.

Inspirasi bisa dimunculkan oleh orang-orang yang melakukan Inovasi. Inovatif juga bisa menginspirasi orang lain. Dari perubahan yang konsisten ini diperlukan kolaborasi untuk mencapai kemajuan. Perubahan akan lebih terasa jika dilakukan bersama secara kolektif dan kolaboratif tidak hebat sendirian.

Kemajuan akan bisa dicapai kalau kita kerjasama. Guru hebat, kepala sekolah hebat, akan hebat jika bisa kolaboarasi dengan siswa maka kita bisa berjaya. Istikomah dan konsistensi.

Terima kasih pak Sigit, seluruh peserta juga Om Jay yang selalu memberikan kesempatan dan kepercayaan dalam kegiatan ini.

Semoga selalu banyak pelajaran dan hikmah untuk kita semua.

Mohon maaf lahir dan bathin.

Salam Literasi
Mr. Bams
penamrbams.id

 

 

9 Komentar pada “Menjadi Guru inovatif Bersama Sigit Suryono”

  1. Mudhofar berkata:

    Inspiratif dan perlu diduplikasikan kepada yang lain. Thank’s

  2. Suharto berkata:

    Super sekali . Terima kasih banyak sangat inspiratif buat saya yang sedang belajar, belajar, dan belajar untuk menaiki anak tangga inspirator dan motivator.

  3. Wijaya Kusumah berkata:

    Terima kasih bapak ibu yang sudah memberikan komentarnya .

  4. Saya mempunyai banyak kelemahan.pak. Namun saya punya keinginan dimana pun berada dapat memberi arti dan makna yang positif bagi tempat kami bertugas. Bersyukur saya mendapatkan kesempatan bertugas sebagai guru di 3 provinsi Kep.Riau, Aceh, dan NTT. Nah selama ini hanya mampu menceritakan pengalaman kelam saja dan pengalaman-pengalaman hidup yang pernah dilakoni. Maklum leterasi saya masih lemah, terutama gaya berbicara dan konten tips-tips menjadi motivator. Terima kasih omm jay dan kawan-kawan seprofesi, mempunyai program seperti ini. Saya sungguh merasa mendapat, energi yang positif untuk melunasi keinginan saya tersebut.

  5. Atik puspita berkata:

    Materi yang sangat membangkitkan semangat. Berharap selalu bertemu dan bisa berkolaborasi dengan orang2 hebat, orang2 cerdas, orang2 yng berpikiran positif agar membawa energi yang sama dalam diri kita

  6. Titin Agustiningsih, S.Pd berkata:

    Assalamu’alaikum. Saya Titin dari cilacap
    Sebagai guru, selama pandemi saya melakukan PJJ melalui grup kelas. Materi pembelajaran kadang kami kirim lewat vidio, rekam suara, link youtube. Tapi sementara ini belum berhasil maksimal. Ada saja siswa yang tiap harinya tidak mengirimkan tugas padahal mereka menyimak grup kelas. Saya sudah pernah sharing ke teman guru tapi belum ada solusi.

    Tanya:
    Bagaimana solusinya agar PJJ kami bisa maksimal?

  7. Wartono berkata:

    Saya sampai saat ini berusaha mengajarkan siswa kami berpikir kritis, tetapi saya merasa belum berhasil. Buktinya saat diberikan pertanyaan menganalisis siswa kami dangkal pemikirannya, hanya beberapa anak yang memang cerdas dan anaknya itu lagi-itu lagi. Barangkali berkenan bagaimana tahapan melatih berpikir kritis siswa berdasar pengalaman Pak Sigit. Terima kasih atas jawabannya.

  8. Rince Wiki Utami berkata:

    Luar biasa materinya serta tanya jwbnya, ini bagus bangeet.. sangat memotivasi dan menginspirasi.. terima ksh omjay.. sharing materinya….semoga se.us guru2 hebat sehat sll.. dan somoga sy lekas pulih dan menulis lagi.. aamiin…

  9. Tini Sumartini berkata:

    Terima kasih. Resume yg mantap, informatif sekali,

Tinggalkan Komentar


JUMLAH PENGUNJUNG WEB

  • 2
  • 12
  • 2.012
  • 12.090
  • 619.298
  • 107.318
Close Ads X
Jelajahi

.

.

.

.