MERDEKA BELAJAR DENGAN KREASI APLIKASI IT

GURU PENGGERAK INDONESIA - 13 September 2021
MERDEKA BELAJAR DENGAN KREASI APLIKASI IT
  
Penulis
|
Editor

 

MERDEKA BELAJAR DENGAN KREASI APLIKASI IT

       Peran guru adalah sebuah peran yang sangat mulia. Guru menjadi salah satu agen perubahan sekaligus pelaku transformasi ilmu pengetahuan. Mungkin bagi sebagian orang menjadi guru itu tidak menarik dan bukan profesi yang favorit dijadikan cita-cita. Tapi seiring berjalannya waktu yang dialami penulis, profesi ini cukup menyenangkan. Jika motivasi kita dalam mendidik dan mengajar kita rasakan dan niatkan sedang bermuamalah dengan Allah SWT, sesungguhnya Dialah yang mempunyai ilmu, kita hanyalah kurir kebaikanNya untuk mengajarkan kepada peserta didik kita, cukuplah kita bersyukur menjadi bagian dari hambaNya yang dipilih menjadi kurir kebaikanNya  untuk orang lain, pahit getirnya menjalani peran ini seperti tak terasa karena peran kita sebagai guru ini kita sadari sebagai bagian dari persembahan ibadah kita kepada Allah SWT, hingga semua diizinkan menjadi indah pada waktunya.

      Disaat pandemi seperti ini, guru tidak bisa bertatap muka langsung dengan peserta didik. Ini adalah sebuah tantangan bagi seorang guru, di suasana pandemi tetap bisa menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan biak. Dan menjadi sesuatu sekali jika kita bisa meramu PJJ dengan konsep merdeka belajar yang saat ini sedang digencar-gencarkan oleh pemerintah. 

        Sebagian besar guru merasa tidak siap dengan kondisi pandemi yang semuanya serba mendadak dan tidak bisa diprediksi atau direncanakan sebelumnya. Hanya bagi guru-guru yang mau membiasakan diri dengan IT dalam kesehariannya tidak jadi masalah baginya dalam menyelenggarakan pembelajaran. Tetapi bagi guru (termasuk penulis) yang gaptek (gagap teknologi) dunia IT menjadi masalah besar untuk bisa menyelenggarakan PJJ dengan baik dan optimal bagi peserta didik. 

      Permasalahan yang muncul dalam PJJ adalah, guru sendiri belum bisa memaksimalkan penggunaan IT dalam kehidupan sehari-hari, ditambah dengan kondisi siswa yang belum terpenuhi fasilitas pendukung untuk mengikuti pembelajaran secara daring. Sekolah kami memang sebagian peserta didiknya tidak memiliki gawai/gadget sendiri.  sebagian sudah punya tapi baru sedikit. Sebagian yang lain belum punya, ada yang punya tapi harus bergantian dengan saudara karena memiliki saudara lebih dari satu dan harus bergantian, ada yang punya tapi satu, saat jam kerja dibawa orang tua bekerja, dan mereka baru dapat mengerjakan tugas jika orang tua sudah pulang dari kantor/tempat kerja. Belum lagi ada orang tua karena efek pandemi ada perampingan jumlah pegawai di kantornya sehingga harus dirumahkan. Sehingga sebagian wali ada yang kehilangan pekerjaannya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja mereka kesulitan apalagi untuk membeli kuota yang cukup supaya bisa mengikuti pembelajaran online dengan lancar. Memang ada kuota dari pemerintah tetapi kurang memadai dan tidak mencukupi untuk mengikuti pembelajaran online sehari-hari.

     Sehingga guru (saya sendiri) pada awalnya menggunakan google meet untuk pembelajaran online, karena sebagian tidak bisa mengikuti meet beralasan tidak memiliki kuota, tidak punya gadget, hp dipakai bergantian dengan saudaranya karena jadwal meet bersamaan. Sehingga pembelajaran online berjalan tidak maksimal.

    Alhamdulillah penulis secara mandiri memiliki inisiatif untuk mengikuti beberapa workshop baik terkait pembuatan video pembelajaran, membuat materi, mendesign pembelajaran online yang menyenangkan. Akhirnya penulis menuangkan materi ke dalam blog. Di dalam blog itu penulis menyertakan tutorial terkait materi berupa video pembelajaran yang dibuat penulis sendiri dan diposting di youtube untuk menerangkan materi kepada peserta didiknya. Di dalam blog itupun penulis memberikan latihan soal terkait materi yang didesign menarik dengan quizizz dan disertai soal-soal yang menarik, tampilan yang menarik, dan siswa bisa mengerjakan soal berulang-ulang sampai paham. Di blog ini juga, penulis meminta peserta didiknya untuk menuliskan nama apakah mereka sudah paham atau belum terkait materi yang disampaikan? Sehingga guru akan mengetahui peserta didik mana yang sudah paham dan peserta didik mana yang belum paham. Dan untuk menguji kemampuan berhitung peserta didik, penulis mendesign materi penjumlahan dan perkalian disesuaikan dengan tingkat materi siswa. Soal didesign sedemikian rupa oleh penulis dan soal di setting secara online dan tidak ada habisnya, sehingga semakin sering peserta didik berlatih ia akan semakin terampil latihan berhitung. Serunya lagi, siswa dapat langsung mengetahui apakah jawaban yang mereka tuliskan sudah benar atau masih salah. Sehingga ini membuat siswa semakin senang untuk terus mencoba dan mencoba lagi sampai mereka puas.

        Kelebihan lain dari blog ini adalah memberi kebebasan belajar peserta didik kapan saja, di mana saja, dengan siapa saja, karena jika kuota siswa habis di saat pelajaran terjadwal siswa masih bisa membuka malamnya atau keesokan hari atau kapan saja akan selalu bisa dibuka peserta didik sudah otomatis abadi tersimpan di dunia maya. Kecuali materi blog dihapus oleh penulis dan mereka bisa mengerjakan secara berulang kali.

       Itulah kesenangan dan keceriaan saya sebagai guru yang bisa menjadi bagian agen transformasi pendidikan. Rasa puas dengan karya yang bisa dinikmati oleh peserta didik saya sendiri juga bisa dinikmati oleh sebanyak-banyak peserta didik lainnya dengan saya membagi link youtube maupun link blog di beberapa group whatsapp. Meskipun belum maksimal dalam PJJ tetapi penulis bahagia karena bisa mempersembahkan yang terbaik bagi peserta didik, di mana pada awalnya penulis memang gagap dengan teknologi menjadi sedikit biasa akan hal ini. Inilah penyemangat bagi penulis untuk terus belajar, belajar, demi memberikan yang terbaik untuk anak bangsa dan untuk mewujudkan merdeka belajar sekaligus mengimbaskan ilmunya ini kepada teman sejawat di sekolah. Insya allah

Contoh satu link youtube saya : https://youtu.be/jSRJtXlfhEw

 

Baca Liannya  Ayo Ikuti Webinar Mendorong Peran Guru Menjadi Penggerak Perubahan Digital & Dapatkan Doorprizenya!

 

(LAMPIRAN PENDUKUNG)

Contoh salah satu materi blog : https://mtkkusuka.blogspot.com/2021/08/blog-bu-iik-bbi.html

Respon anak di blog terkait materi di atas :

Contoh tutorial di youtube terkait materi : https://youtu.be/TQqkPr6oHyA

Respon anak di channel youtube terkait materi di atas :

Contoh soal dengan quizizz terkait materi : https://quizizz.com/join?gc=25328374

Nilai siswa dan upaya berapa kali dia berusaha mengerjakan soal terkait materi di atas semua terekam di daftar nilai guru:

Saat diklik pertanyaan akan muncul pertanyaan nomor 1 sampai terakhir sekaligus dapat terbaca berapa anak yang menjawab (jika pilihan ganda) opsi A berapa anak, opsi B berapa anak, opsi C berapa anak, dan opsi D berapa anak dan ini (dapat dijadikan sebagai analisis butir soal)

Jawaban setiap siswa untuk semua soal terekam dengan sempurna datanya oleh guru, sehingga guru akan mengetahui soal mana yang perlu untuk diadakan pengayaan maupun perbaikan pada masing-masing peserta didik.

Saat diklik keseluruhan ini yang muncul

Saat diklik ringkasan peserta ini yang muncul

Saat diklik semua laporan peserta ini yang muncul

 

Saat menginginkan mengunduh hasilnya juga bisa

 

Bentuk unduhan 1

Bentuk unduhan 2

 

Bentuk unduhan 3

Contoh soal dinamis yang diselipkan di blog dengan aplikasi geogebra secara online untuk melatih keterampilan berhitung secara mandiri oleh siswa : https://www.geogebra.org/m/kaa2w6uj

Berikut penampakan soal dinamis yang saya setting sendiri di geogebra secara online.

Nama : Subaiah

Mengajar di SD Muhammadiyah Bayen, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

08157974 974

 

 

1 Komentar pada “MERDEKA BELAJAR DENGAN KREASI APLIKASI IT”

Tinggalkan Komentar


JUMLAH PENGUNJUNG WEB

  • 2
  • 5
  • 2.005
  • 12.083
  • 619.291
  • 107.317
Close Ads X
Jelajahi

.

.

.

.