Tidak Sujud Berarti Menantang Allah

TIDAK SUJUD BERARTI MENANTANG.

Dalam Al-Quran ada 15 ayat, yang jika dibaca segeralah ber SUJUD. Sujud ini disebut SUJUD TILAWAH.

Sujud Tilawah; dua suku kata bahasa Arab.
SUJUD, berarti; “tunduk dan merendahkan diri”.

TILAWAH;
artinya; “membaca”.

“Sujud Tilawah” artinya; Sujud Karena Membaca”.

Atau lebih lengkapnya;
Sujud Tilawah, adalah sujud yang dikerjakan karena membaca atau mendengar bacaan ayat-ayat Sajdah.

AYAT SAJDAH;
Di dalam Al-Quran terdapat 15 ayat, yang jika, membaca atau mendengarkan segera SUJUD.

Nah sujud inilah yang disebut Sujud Tilawah.
Sujud Tilawah ini dilakukan tanpa kecuali termasuk sewaktu membacanya atau mendengarnya saat dalam Sholat.

Ke 15 Ayat Sajdah ini terdapat di Surah:
1. Al A’raf 7, ayat 206, halaman 176.
( وله يسجدون )

2. Ar Ra’d 13, ayat 15, halaman 251.
( بالغدو و الاصال )

3. An Nahl 16, ayat 50, halaman 272.
( ويفعلون ما يؤمرون )

4.Al Isra’ 17, ayat 109, halaman 293.
( ويزيدهم خشوعا )

5. Maryam 19, ayat 58, halaman 309.
( خروا سجدا وبكيا )

6. Al Hajj 22, ayat 18, halaman 334.
( ان الله يفعل ما يشاء )

7. Al Hajj 22, ayat 341, halaman 77.
( وافعلوا الخير لعلكم تفلحون ).

8. Al Furqan 25, ayat 60, halaman 365.
( وزادهم نفورا ).

9. An Naml 27, ayat 26, halaman 379.
( الله لااله الا هو رب العرش العظيم )

10. As Sajdah 32, ayat 15, halaman 416
( وهم لا يستكبرون ).

11. Shaad 38, ayat 24, halaman 454.
( وخر راكعا وانابا )

12. Fussilat 41, ayat 38, halaman 480.
( وهم لا يسئمون )

13. An Najm 53, ayat 62, halaman 528.
( فاسجدوا لله واعبدوا )

14. Al Insyiqaaq 84, ayat 21, halaman 589.
( واذا قرئ عليهم القران لا يسجدون )

15. Al ‘Alaq 92, ayat 19, halaman 597.

( واسجد واقترب ).

KENAPA SUJUD ?
Inti dari ke 15 ayat Sajdah ini, adalah perintah SUJUD.
Jika kita tidak, sujud berarti TIDAK TAAT, seolah MENANTANG, seperti Setan yang tidak mau sujud saat diperintahkan untuk sujud, maka Allah mengusir mereka dari Surga.

BACAAN SAAT SUJUD TILAWAH ;
Banyak macam redaksi bacaan saat Sujud Tilawah, tentu DISESUAIKAN isi dari ayat yang dibaca.

NAMUN, boleh baca apa saja yang bersifat TAAT. Kan intinya bukan pada bacaannya, tapi taat SUJUD nya.

Yang umum dibaca adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ini;

سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

“Sajada wajhii lilladzii kholaqohu, wa shawwarohuu, wa syaqqo sam’ahuu, wa bashorahuu bi khaulihii wa quuwatihii fatabaraakallaahu ahsanul kholiqiin.”

Artinya:
“Wajahku tersungkur bersujud kepada Allah, Tuhan Yang menciptakannya, Yang Membentuknya, dan Yang Memberi pendengaran dan penglihatan, Maha berkah Allah sebaik-baiknya Pencipta,”
(Hadis Riwayat Al-Imam Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Tirmidzi, dan Nsa’i)

POINTERS:

1. Sujud Tilawah di Dalam Sholat;
Jika saat kita sholat dan membaca ayat Sajdah, maka setelah selesai baca ujung ayat Sajdah, langsung sujud tanpa melakukan rukuk dan i’tidal lebih dulu.

Setelah selesai membaca doa atau bacaan Sujud Tilawah, kembalilah ke posisi berdiri seperti semula dan melanjutkan sholat.

2. Jika dalam sholat berjamaah makmum mendengar bacaan ayat sajdah dibacakan, maka makmum tidak boleh Sujud Tilawah jika Imam tidak melakukannya.

Jika Imam Sujud Tilawah, maka makmum harus ikut Sujud.

3. Sujud Tilawah Di Luar Sholat;
Segeralah bertakbir lalu sujud sebanyak satu kali, kemudian bertakbir lagi untuk bangun dari sujud.

Dan boleh juga langsung saja sujud sebagaimana sujud dalam sholat tanpa didahului dengan takbir.
Dengan takbir adalah pilihan, namun dengan bertakbir lebih afdol.

4. Rukun Sujud Tilawah di luar sholat;
– Takbiratul ihram;
– Sujud; dan
– Salam setelah duduk kembali dari sujud.

TRUE STORY;

1. Sahabat dekat Rasukullah SAW bernama Abu Huraira RA menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِى يَقُولُ يَا وَيْلَهُ – وَفِى رِوَايَةِ أَبِى كُرَيْبٍ يَا وَيْلِى – أُمِرَ ابْنُ آدَمَ بِالسُّجُودِ فَسَجَدَ فَلَهُ الْجَنَّةُ وَأُمِرْتُ بِالسُّجُودِ فَأَبَيْتُ فَلِىَ النَّارُ

Artinya:
“Jika orang membaca Ayat Sajdah dan langsung sujud, maka menyingkirlah Setan sambil menangis dan berkata “Celakalah diriku, manusia diperintahkan sujud dan mereka patuh lalu sujud, maka baginyalah Surga. Sedangkan aku, diperintahkan untuk bersujud namun aku menolak, maka untukku Neraka.”
(Hadis Sahih Riwayat Al Imam Muslim, dan Ibnu Majah).

2. Sujud Tilawah lebih dianjurkan di hari Jumat.

Umar Bin Khattab RA pernah membaca surah An Nahl hingga ayat sajdah, beliau turun dari mimbar untuk sujud dan diikuti oleh yang lain.

Di hari Jumat berikutnya, beliau pun membaca surat yang sama hingga pada ayat sajdah, beliau berkata:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا نَمُرُّ بِالسُّجُودِ فَمَنْ سَجَدَ فَقَدْ أَصَابَ ، وَمَنْ لَمْ يَسْجُدْ فَلاَ إِثْمَ عَلَيْهِ

Artinya:
“Wahai manusia, kita telah membaca Ayat Sajadah, siapa bersujud, maka dia mendapatkan pahala. Siapa yang tidak bersujud, dia tidak berdosa.” Kemudian ‘Umar pun tidak bersujud.”
(Hadis Sahih Riwayat Al-Imam Al-Bukhari no. 1077).

Hadits ini menunjukkan bahwa Sujud Tilawah, hukumnya Sunnah, karena Allah tidak mau terlalu menyulitkan maka tidak dipaksakan, namun manusinyalah yang harus TAU DIRI. Jangan angkuhlah tidak mau merendahkan diri di hadapan Allah SWT.

Maka perbanyaklah sujud.
Karena posisi paling dekat pada Allah, adalah di saat SUJUD itulah dan perbanyaklah doa saat sujud.

BACAAN LENGKAP SUJUD TILAWAH:

Doa di atas tadi adalah salah satu Doa atau bacaan saat Sujud Tilawah, namun jika tidak hafal boleh juga membaca bacaan seperti bacaan sujud saat Sholat biasa.

Berikut ini
adalah beberapa pilihan bacaan Sujud Tilawah yang disesuaikan dengan Ayat Tilawah yang dibaca;

1. Jika membaca ayat Sajdah ayat 206 surah Al A’raaf :

اللهم لا تجعلنى من المتكبرين واجعلنى من الساجدين لوجهك

(Yaa Allah, janganlah Engkau jadikan aku orang yang angkuh lagi sombong, jadikanlah aku orang yang suka bersujud kepadaMu).

2. Jika membaca Ayat 15 surah Ar Ra’d:

اللهم اجعلنى راكعا ساجدا قائما بطاعتك

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang rajin ruku’, sujud, dan rajin mentaati semua perintahMu).

3. Jika membaca ayat 50 surah An Naml:

اللهم اجعلنى من الساجدين لوجهك ، القائمين بامرك ، الخائفين من عذابك

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang cinta sujud kepadaMu, tekun menunaikan semua perintahMu, dan takut pada siksaMu).

4. Jika membaca ayat 109 surah Al Israa’;

اللهم اجعلنى من اللاهجين بذكرك، الباكين اليك ، الخاشعين لك.

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang bahagia di saat mengingatMu, menangis di saat jauh padaMu, dan khusyu’ di saat ibadah padaMu).

5. Jika membaca ayat 58 surah Maryam:

اللهم اجعلنى من الساجدين لوجهك الباكين من خشيتك

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang cinta bersujud kepadaMu, menangis karena takut pada siksaMu).

6. Jika membaca ayat 18 surah Al Hajj:

اللهم اكرمنى بطاعتك ولا تهنى بمعصيتك

( Yaa Allah, muliakanlah aku dengan banyak taat padaMu, dan jangan jadikan aku orang yang hidup terhina karena berbuat maksiat padaMu).

7. Jika membaca ayat 77 surah Al Hajj;

اللهم زدنى لك خشوعا

(Yaa Allah, tambahkan dan kuatkan rasa khusyu’ ku di saat beribadah padaMu).

8. Jika membaca ayat 60 surah Al Furqaan;

اللهم اجعلنى من الساجدين لك ، القائمين بطاعتك، النافرين من معصيتك

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang cinta sujud padaMu, taat melaksanakan semua perintahMu, dan selalu menjauhi berbuat maksiat padaMu).

9. Jika membaca ayat 26 surah An Namel:

اللهم اجعلنى من الساجدين لوجهك ، الحاملين باوامرك المنتهين بنواهيك

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang cinta sujud padaMu, yang selalu taat pada semua perintahMu, dan menghindari semua laranganMu).

10. Jika membaca ayat 15 surah As Sajdah;

اللهم اجعلنى من الساجدين لوجهك ، المسبحين بحمدك واعوذ بك من ان اكون من المتكبرين

(Yaa Allah, jadikanlah aku hanbaMu yang cinta sujud padaMu, yang tekun bertasbih dengan banyak memujiMu. Dan aku memohon padaMu agar aku tidak termasuk orang orang yang angkuh sombong).

11. Jika membaca ayat 24 surah Shaad;

اللهم لك سجدت وبك امنت وعليك توكلت فاغفرلى ذنوبى يا واسع المغفرة.

(Yaa Allah, hanya kepadaMu aku bersujud, dan padaMu aku beriman, dan hanya kepadaMu aku percayakan semua urusan dan hidupku, ampunilah dosa dosaku, wahai Tuhanku Yang Maha Luas ampunan Nya.

12. Jika membaca ayat 38 surah Fusshilat;

اللهم اجعلنى راكعا ساجدا قائما بطاعتك

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang rajin ruku’, rajin sujud dan rajin mentaati semua perintaMu).

13. Jika membaca ayat 62 surah An Najm:

اللهم اجعلنى من الساجدين لوجهك ، القائمين بامرك ، الخائفين من عذابك
(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang cinta sujud padaMu, mentaati semua perintahMu, dan takut pada siksaMu).

14. Jika membaca surah 21 surah Al Insyiqaaq:

اللهم اجعلنى من الساجدين لوجهك الباكين من خشيتك

(Yaa Allah, jadikanlah aku hambaMu yang cinta sujud padaMu, menangis takut padaMu).

15. Jika membaca ayat 19 surah Al ‘Alaq;

سجد وجهى للذى خلقه وصوره وشق سمعه وبصره بحوله وقوته

(Wajahku tersungkur sujud kepada Tuhan Yang Menciptakanya, Yang telah Membentuknya, Yang telah menganugerahkan pendengaran dan penglihatan atas kehendak dan Kekuatan Nya).

Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan kita perbanyak ruku’, sujud, rajin menunaikan semua perintahNya dan menjauhi semua larangan Nya.
Oleh;
A.Hamid Husain
Alumni;
-Gontor, Ponorogo.
-King Abdulaziz University, Jeddah.
-Umm Al Qura University, Makkah.
Alfaatihah
Aamiin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *