Kurikulum Merdeka Belajar

Kurikulum Merdeka dan platform merdeka mengajar Nadiem Makarim akan diluncurkan hari ini. Banyak orang yang menunggu peluncuran kurikulum tersebut yang awalnya disebut kurikulum prototipe.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengembangkan kurikulum prototipe yang selanjutnya akan disebut Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama dialami. Selain kurikulum, untuk membantu mewujudkan perubahan sistemik, guru membutuhkan medium yang mudah diakses, sebagai alat untuk membantu mereka meningkatkan dan mengembangkan potensi. Menjawab kebutuhan guru tersebut, platform Merdeka Mengajar hadir sebagai sarana edukasi yang dapat membantu guru menjalankan perannya dalam mengajar, belajar, dan berkarier, untuk mewujudkan merdeka belajar.

Hari ini Nadiem Makarim akan mengumumkan kurikulum merdeka itu. Mas menteri akan mengumumkan kebijakan tentang kurikulum yang sudah ditunggu banyak orang.

Hal ini merupakan bagian dari episode ke-15 merdeka belajar yang digagas oleh kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi. Kemdikbudristek akan mengeluarkan kurikulum yang semoga menjadi solusi yang tepat di masa pandemi dan setelah pandemi.

Anda pasti akan dibuat penasaran dengan kurikulum merdeka ini. Silahkan ikuti acaranya pada hari ini Jumat, 11 February 2022 pukul 10.00 WIB. Anda bisa menyaksikan siaran langsungnya di channel YouTube Kemdikbudristek.

Dapatkan informasi lebih lengkap tentang filosofi, regulasi, naskah akademik, sampai prosedur pendaftaran dan penerapan kurikulum merdeka. Semoga kurikulum merdeka ini menjadi solusi terbaik agar generasi emas Indonesia dapat bersaing dengan negara lainnya di dunia.

Kali ini saya setuju dengan mas menteri. Kurikulum 2013 memang sudah saatnya diganti. Tidak bisa lagi kurikulum disamakan secara nasional. Sebab kondisi dan luasnya wilayah Indonesia yang luas harus membuat guru mampu menterjemahkan kurikulum secara merdeka. Kurikulum yang sebenarnya ada pada guru. Oleh karena itu seorang guru harus mampu menguasai materinya dengan baik. Pelatihan kurikulum sangat dibutuhkan agar guru memahami materi yang akan disampaikan kepada peserta didik.

Guru dapat memberikan materi ajarnya sesuai dengan kondisi yang terjadi di daerahnya. Namun, tetap berpegang teguh kepada peraturan yang ada. Standard kurikulum harus dibuat dengan kondisi Indonesia yang majemuk atau plural ini. Guru di kota besar dan guru di daerah terpencil dapat merdeka memberikan materinya sesuai dengan kondisi yang ada. Sebab ujian nasional sudah tidak ada.

Akankah tahun 2024 ganti kabinet, ganti juga kurikulum? Seorang kawan di wa group federasi profesi guru Indonesia menulis. Praktisi pendidikan yang di bawah (guru) yang dibuat bingung melaksanakannya. Semoga sosialisasinya dapat berjalan baik. Kita harus saling bekerjasama agar kurikulum merdeka yang diluncurkan hari ini dapat dipahami sesuai dengan harapan Kemdikbudristek.

Bagi saya secara pribadi. Sudah saatnya kurikulum 2013 diganti karena tidak ada mata pelajaran TIK yang dibutuhkan siswa. Tapi, Jika hanya memasukkan salah satu mapel yang hilang kan gak harus merubah total kurikulum yang sudah berjalan. Begitulah seorang kawan menuliskan. Terjadi diskusi yang saling melengkapi tanpa harus emosi.

Setiap kebijakan pendidikan pasti akan mengundang pro dan kontra. Sudah terbiasa akan menjadi diskusi yang panjang. Keberanian Nadiem Makarim dalam mengeluarkan kebijakan tentu saja ditunggu masyarakat berpengetahuan. Inovasi di bidang pendidikan harus dilakukan kalau kita ingin menjadi negara maju.

Lalu seperti apa kurikulum merdeka yang akan diluncurkan hari ini? Anda pasti akan dibuat penasaran.

Mari kita saksikan siaran langsungnya di YouTube. Setelah itu kita buat tulisan atau artikel untuk memberikan masukan konstruktif demi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Kurikulum Merdeka Nadiem Makarim”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/wijayalabs/6205a7bdb4616e0d44787312/kurikulum-merdeka-nadiem-makarim

Kreator: Wijaya Kusumah

Kompasiana adalah platform blog, setiap konten menjadi tanggungjawab kreator.

Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 Komentar

  1. KURIKULUM MERDEKA
    Hari ini (Jumat 11/02/2022) Mas Menteri Nadiem Makarim meluncurkan Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.

    Berikut rangkumannya utk teman-teman yang tidak sempat menyimak streaming.

    1. Kurikulum Merdeka disusun untuk mengatasi krisis pembelajaran (learning loss)
    Salah satu program cepat tanggap kemdikbud dalam menangani pandemi adalah membuat kurikulum darurat dengan memangkas materi kurikulum 2013 sampai ke materi esensial saja. Ketika ditawarkan ke sekolah2, sekitar 31,5% sekolah mengadopsi kurikulum darurat ini, dan hasilnya menggembirakan. Sekolah2 yg menggunakan kurikulum darurat lebih sedikit mengalami learning loss daripada sekolah yang tetap full menggunakan kurikulum 2013. Data lengkapnya bisa dibaca di Naskah Akademik. Kurikulum Merdeka adalah penyempurnaan dari kurikulum darurat ini.

    2. Tidak ada paksaan dalam penerapan kurikulum merdeka
    Sekolah boleh memilih salah satu dari tiga kurikulum sesuai kesiapannya: tetap pakai kurikulum 2013, memakai kurikulum darurat, atau mencoba kurikulum merdeka (boleh secara bertahap).

    3. Keunggulan Kurikulum Merdeka
    – Lebih sederhana dan mendalam
    Materinya lebih sedikit, hanya yang esensial, sehingga murid dan guru bisa punya kemewahan waktu untuk mendalami suatu tema.
    – Lebih merdeka
    Tidak ada peminatan di level SMA, murid2 bisa memilih mapel sendiri. Guru-guru bisa mengajar sesuai capaian peserta didik (capaian pembelajaran dihitung per fase, bukan per tahun). Sekolah boleh mengembangkan kurikulum sendiri sesuai karakteristik sekolah dan siswa.
    – Lebih relevan dan interaktif
    Karena materi lebih sedikit, ada waktu utk pembelajaran berbasis projek, dg tujuan mengasah satu atau beberapa karakter di profil pelajar pancasila (berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong-royong, kreatif, bernalar kritis, mandiri). Dua puluh persen dari jam pelajaran digunakan utk projek2 aktual lintas mapel, misalnya tentang climate change, kebencanaan, krisis kesehatan, isu toleransi, dll.

    4. Dukungan penerapan Kurikulum Merdeka
    – Kemdikbud menyediakan perangkat ajar: buku teks, modul, dll
    – Kemdikbud menyediakan pelatihan guru
    – Ada jaminan jam mengajar dan tunjangan profesi guru

    5. Platform Merdeka Mengajar
    Sebuah platform untuk guru utk memudahkan guru dalam: mengajar, belajar, dan berkarya. Sampai sekarang sudah tersedia 2000 perangkat ajar (tool kit) utk mengajar, video2 inspirasi, dan video pelatihan guru yang bisa ditonton secara mandiri, dan asesmen diagnostik untuk mengases level pemahaman peserta didik agar guru bisa mengajar sesuai kemampuan anak (teaching at the right level).

    ==========
    Tautan penting:
    Peluncuran Merdeka Belajar eps. 15: https://youtu.be/T2-s6yY9yoI
    Website informasi kurikulum: https://kurikulum.kemdikbud.go.id/
    Unduh Naskah Akademik Kurikulum: https://kurikulum.kemdikbud.go.id/unduhan/
    Website Implementasi Kurikulum (utk pendaftaran): https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id/
    Platfom Merdeka Mengajar: Unduh di Playstore atau website https://guru.kemdikbud.go.id/