Artikel Juara Kedua Lomba Blog Guru

GURU PENGGERAK INDONESIA - Agustus 24, 2020
Artikel Juara Kedua Lomba Blog Guru
  
|
Editor

Pembelajaran Dalam Jaringan Yang Efektif dan Menyenangkan

Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

(Praktik Baik Mengajar Jarak Jauh Untuk Anak Tunarungu)

Oleh: Kartini,S.Pd

 

 

Pendidikan sejatinya merupakan kebutuhan dasar, dan setiap warga negara berhak mendapatkannya termasuk anak berkebutuhan khusus ( ABK ). Sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Dasar ( UUD ) 1945 pasal 31 ayat 1 yang berbunyi ” setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan “.

 

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang dalam pendidikan memerlukan pelayanan yang spesifik, berbeda dengan anak pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus ini mengalami hambatan dalam belajar dan perkembangan. Oleh sebab itu mereka memerlukan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan belajar masing-masing anak. Sekolah yang mewadahi pembelajaran bagi mereka adalah sekolah khusus, salah satunya Sekolah Luar Biasa (SLB).

Sejak dikeluarkannya surat edaran pemerintah tentang pembelajaran jarak jauh yang harus dilakukan oleh setiap satuan pendidikan, melalui surat edaran yang bernomor 443/3302-Set.Disdik untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona, maka semua sekolah menghentikan kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan belajar mengajar beralih ke rumah, atau dengan kata lain guru memberikan tugas/pembelajaran jarak jauh kepada para peserta didiknya. Tak terkecuali para siswa kami yang memiliki berbagai hambatan yaitu Anak Berkebutuhan Khusus.

 

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini tentu merupkan hal baru bagi kami sebagai guru, para siswa dan orang tua. Tentu saja hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi kami sebagai guru, apalagi siswa yang kami hadapi adalah siswa-siswi berkebutuhan khusus.

Baca Liannya  Artikel Juara Pertama Lomba Blog Guru

 

Kami dituntut kreatif dalam memberikan materi PJJ, sehingga siswa tak hanya mengerjakan tugas akademik, melainkan juga melakukan kegiatan menyenangkan agar motivasi belajar siswa tetap tinggi. Maka dari itu kamipun berusaha untuk membuat strategi pembelajaran yang semenarik mungkin agar bisa meningkatkan minat dan menghilangkan kejenuhan dan kebosanan mereka selama terkurung dirumah.

 

Strategi pembelajaran adalah cara-cara yang akan dipilih dan digunakan oleh seorang pengajar untuk menyampaikan materi pembelajaran yang bertujuan untuk memudahkan peserta didik menerima dan memahami materi pembelajaran, yang pada akhirnya tujuan pembelajaran dapat dikuasai di akhir kegiatan. (kompasiana.com).

 

Dalam dunia pendidikan, strategi bisa diartikan sebagai suatu cara atau metode kegiatan untuk mencapai suatu tujuan pendidikan. Jadi definisi strategi pembelajaran bisa diartikan sebagi sebuah perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan tertentu. ( zonareferensi.com)

 

Dalam kesempatan ini Strategi yang kami ambil adalah metode demonstrasi yaitu sebuah metode pembelajaran yang menyajikan materi pelajaran pada siswa dengan memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses. Karena belajarnya melaui daring, maka penjelasan yang kami berikan disini melaui video tutorial yang sudah kami buat sebelumnya dan kami kirimkan melalui grup whatshap kelas, selain vidio kami juga memberikan penjelasan secara tertulis dan vidio call dengan melakukan percakapan yang disertai dengan gerak isyarat SIBI ( Sistem Isyarat Bahasa Indonesia) di grup whatshap kelas, mengingat siswa yang kami ajarkan adalah anak-anak yang memiliki hambatan pendengaran. Dan tak lupa kamipun mengajak peran serta orang tua dalam proses pembelajaran ini.

Baca Liannya  RUMAHKU SURGAKU SEKALIGUS BENTENGKU

 

Topik yang kami ambil dalam pembelajaran kali ini adalah tentang pencegahan penyebaran virus korona, dan indikatornya adalah penggunaan masker, membuat poster dari aplikasi canva. Canva adalah aplikasi desain grafis yang menjembatani penggunanya untuk dengan mudah merancang berbagai jenis material kreatif secara online. Mulai dari mendesain kartu ucapan, poster, brosur, infografik, hingga presentasi.

 

Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar , siswa dapat membaca petunjuk pembuatan poster, siswa dapat mengoprasikan aplikasi canva di handpone, siswa dapat membuat poster  dengan aplikasi canva, siswa dapat memahami tentang penggunaan masker.

 

Reaksi para siswa menerima materi ini adalah sebagian besar mereka bersemangat dan senang. Mereka umumnya anak-anak yang suka akan hal-hal baru, aplikasi canva adalah hal baru yang mereka kenal saat ini,  pengoprasiannyapun mudah dan simple, namun tetap dituntut kreatifitas dan nilai seni didalamnya.

 

Refleksi dari kegiatan pembelajaran diatas adalah, kami telah melakukan penyesuaian rencana pembelajaran sebaik mungkin disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini. Sedangkan kelemahan dalam pembelajaran ini adalah ada beberapa siswa yang terkendala dalam mendownlod aplikasi karena keterbatasan ruang di handphone dan keterbatasan kuota.

 

Hal yang kami lakukan untuk mengatasi semua kendala diatas yaitu dengan mengajak orang tua untuk lebih memotivasi ,memfasilitasi dan membantu anak-anaknya dalam kegiatan pembelajaran ini. Untuk masalah keterbatasan ruang dalam mendownlod aplikasi, meminta kesediaan orang tua atau anggota keluarga lainnya yang memiliki handphone agar mau meminjamkan handphonenya untuk sementara waktu saat pembelajaran. Dan alhamdulilah merekapun merespon dengan baik. Selain dari itu pihak sekolah juga memberikan pergantian uang pulsa per dua bulan yang telah dilaksanakan, sehingga dengan pergantian uang pulsa dari sekolah ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban pengeluaran bagi para orang tua selama masa pandemi ini. Karena sejatinya Membangun Indonesia  melalui dunia pendidikan dengan pembelajaran dalam jaringan yang efektif dan menyenangkan membutuhkan kreati vitas guru, peran serta orang tua dan dukungan ketersedian sarana dan prasarana dari sekolah dan pemerintah.

Baca Liannya  Apakah Pembelajaran Daring Masih Efektif?

https://abithea-kartini.blogspot.com/2020/08/pembelajaran-dalam-jaringan-yangefektif.html

 

 

7 Komentar pada “Artikel Juara Kedua Lomba Blog Guru”

  1. Susanto berkata:

    Hal yang sama kami lakukan. Puji syukur orang tua juga antusias. Pendekatan personal dg orang tua memang diperlukan.

  2. Safitri Yuhdiyanti berkata:

    Semangat memberikan pendidikan untuk ABK

  3. indrakeren, CIledug, Tangerang berkata:

    Mengedukasi sekali tulisananya.
    saya bacanya sampai terharu..
    tetap semangat guru guru peserta didik inklusi
    setiap perubahan pasti akan ada solusi yang membanggakan

    Saya suka tulisannya

  4. Menakjubkan, di balik kesuksesan pasti ada hati yang ikhlas berbagi. Selamat …selamat

  5. Sumarjiyati berkata:

    Tetap semangat.. Mngajar anak abk.. Butuh ksabran luar biasa..dg ht iklas smua akn d jlni dg sng dan hsilnya pun maximal.

  6. Kartini berkata:

    Terimakasih Bapa/Ibu semua atas dukungan dan motivasinya..
    Terlebih untuk Om Jay dan semua dewan juri..
    Kebahagiaan yang tak terhingga yang Allah berikan melalui tulisan ini…

  7. Prapti berkata:

    Selamat bu Kartini masa kini, mendapat peringkat 2 , kisah inspiratif, nengajar abk butuh kesabaran apalagi di masa pandemi

Tinggalkan Komentar

JUMLAH PENGUNJUNG WEB

  • 3
  • 135
  • 2.001
  • 12.059
  • 586.572
  • 92.411
Close Ads X
Jelajahi

.

.

.

.